
JAKARTA —Updatekawanua.com- Pro Jurnalismedia Siber (PJS) menegaskan komitmennya menjadikan tahun 2026 sebagai momentum peningkatan kualitas organisasi dan profesionalisme wartawan. Penguatan kompetensi, integritas, serta kepatuhan terhadap etika jurnalistik ditempatkan sebagai fondasi utama dalam perjalanan PJS menuju Konstituen Dewan Pers.
Arah tersebut ditegaskan Ketua Umum DPP PJS Mahmud Marhaba bersama Sekretaris Jenderal DPP PJS Rikky Fermana melalui tema nasional organisasi tahun 2026, yakni “Penguatan Kompetensi Wartawan untuk Mewujudkan Pers Siber yang Profesional dan Berintegritas Menuju PJS sebagai Konstituen Dewan Pers.”
Tema tersebut tidak hanya menjadi identitas kegiatan organisasi, tetapi menjadi pijakan bagi seluruh jajaran PJS dalam menjalankan program sepanjang 2026.
PJS menyadari bahwa perjalanan menuju Konstituen Dewan Pers membutuhkan proses yang serius dan berkelanjutan. Target tersebut tidak cukup dibangun hanya dengan memperkuat struktur organisasi dan jumlah keanggotaan, tetapi harus dibarengi peningkatan kualitas sumber daya manusia serta profesionalisme dalam menjalankan tugas jurnalistik.
Saat ini, PJS memiliki lebih dari 700 anggota yang tersebar di 25 provinsi. Lebih dari 200 jurnalis yang tergabung di dalamnya telah memiliki sertifikat Uji Kompetensi Wartawan (UKW). Kondisi ini menjadi bagian dari gambaran upaya organisasi dalam terus mendorong peningkatan kompetensi wartawan di berbagai daerah.
DPP PJS menempatkan UKW sebagai salah satu instrumen penting untuk membangun wartawan yang memahami tugas, fungsi, etika, serta tanggung jawab profesinya.
Di tengah perkembangan media digital yang semakin cepat, wartawan dituntut mampu menghasilkan informasi secara cepat sekaligus tetap mengedepankan akurasi. Kebebasan pers juga harus berjalan seiring dengan independensi, profesionalisme dan kepatuhan terhadap Kode Etik Jurnalistik.
Karena itu, PJS mendorong agar setiap program organisasi memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kapasitas wartawan. Kegiatan organisasi diharapkan tidak berhenti pada seremoni, tetapi mampu menghasilkan perubahan dan penguatan kualitas di tingkat pusat maupun daerah.
Mahmud Marhaba dan Rikky Fermana juga mengajak seluruh pengurus serta anggota PJS di Indonesia untuk menyatukan langkah dan menjadikan tema nasional 2026 sebagai komitmen bersama.
Konsolidasi organisasi, pembenahan kelembagaan, peningkatan kompetensi dan penguatan integritas menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari proses PJS mempersiapkan diri menuju Konstituen Dewan Pers.
Bagi PJS, status sebagai Konstituen Dewan Pers bukan sekadar target kelembagaan, melainkan tanggung jawab untuk membangun organisasi pers yang profesional, kredibel dan mampu memberikan kontribusi positif bagi perkembangan pers siber nasional.
Dengan semangat “PJS Rumah Kita, PJS Pasti Bisa”, seluruh jajaran PJS didorong menjadikan 2026 sebagai tahun pembuktian melalui kerja nyata, peningkatan kompetensi dan penguatan profesionalisme wartawan.
Kompetensi, integritas dan profesionalisme menjadi modal utama PJS untuk melangkah menuju Konstituen Dewan Pers.
(JR)