foto
Minsel, Updatekawanua.com – Panitia Pemilihan Hukum Tua Desa Sapa Timur akhirnya resmi menetapkan calon dan melakukan pencabutan nomor urut bagi para peserta Pemilihan Hukum Tua, setelah sebelumnya tahapan tersebut sempat mengalami penundaan.
Kegiatan penetapan sekaligus pencabutan nomor urut dilaksanakan di Aula Kantor Desa Sapa Timur, Selasa (31/07/2026), dan diikuti oleh seluruh calon Hukum Tua beserta panitia.
Dalam proses pencabutan nomor urut, Ronny Lengkey resmi memperoleh nomor urut 3. Usai kegiatan, Ronny mengaku bersyukur karena diberikan kesempatan kembali mengikuti pesta demokrasi di Desa Sapa Timur.
“Puji Tuhan, saya sangat bersyukur bisa kembali mengikuti Pemilihan Hukum Tua Desa Sapa Timur. Bagi saya, ini merupakan sebuah legitimasi sekaligus amanah yang diberikan masyarakat kepada kami para calon Hukum Tua. Soal hasil akhirnya, kita serahkan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa,” ujar Ronny kepada Updatekawanua.com.
Menurutnya, siapa pun yang nantinya dipercaya masyarakat memimpin Desa Sapa Timur harus mampu mengemban amanah tersebut dengan penuh tanggung jawab dan ketulusan.
“Siapa pun yang terpilih nanti wajib dan mampu memikul tugas serta tanggung jawab ini dengan hati yang tulus. Kami bertiga memiliki tujuan yang sama, yakni membangun dan mensejahterakan masyarakat Desa Sapa Timur,” katanya.
Saat ditanya mengenai kesiapan memimpin kembali apabila mendapat kepercayaan masyarakat, Ronny menegaskan bahwa komitmennya akan dibuktikan melalui kerja nyata.
“Kalau ditanya apakah saya siap dan mampu memikul tanggung jawab ini, jawaban saya adalah melalui kerja,” tegasnya.
Ronny menambahkan bahwa seluruh calon memiliki tekad yang sama untuk membawa kemajuan bagi Desa Sapa Timur. Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat menjaga suasana demokrasi yang damai dan penuh persaudaraan.
Keikutsertaan Ronny Lengkey dalam kontestasi Pemilihan Hukum Tua kali ini juga dinilai tidak lepas dari kedekatan emosional dan hubungan sosial yang telah lama terjalin dengan masyarakat Desa Sapa Timur. Kondisi tersebut memunculkan berbagai spekulasi mengenai besarnya dukungan masyarakat terhadap dirinya.
Menanggapi berbagai isu tersebut, Ronny memilih tetap rendah hati.
“Semua dalam kendali Tuhan. Sambut itu dengan istigfar,” ucapnya sambil tersenyum.
Diketahui, Ronny Lengkey pernah menjabat sebagai Hukum Tua Desa Sapa Timur selama kurang lebih empat tahun dua bulan, sejak dilantik oleh Bupati Minahasa Selatan saat itu, Christiani Eugenia Paruntu, pada Januari 2017 hingga Maret 2021.
Selama masa kepemimpinannya, berbagai pembangunan infrastruktur serta program pemberdayaan dan sosial kemasyarakatan yang didanai melalui APBN maupun APBD berhasil direalisasikan. Berbagai capaian tersebut menjadi bagian dari rekam jejak kepemimpinannya di Desa Sapa Timur.
(R_01)
Personel Damkar Minsel Jalani Sidang Kode Etik, Tanggung Jawab Atasan Jadi Sorotan
MINSEL — Updatekawanua.Com-Persoalan yang melibatkan personel Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel) kini masuk dalam proses pemeriksaan kode...