
Minsel, Updatekawanua.com – Pelaksana Harian (Plh) Hukum Tua Desa Sapa Timur, Sonny Sagai, M.Si, menghadiri prosesi peletakan batu pertama pembangunan jembatan penghubung antara Desa Pakuweru Utara dan Desa Sapa Timur, Kecamatan Tenga, Kabupaten Minahasa Selatan, Kamis (2/7/2026).
Peletakan batu pertama tersebut menjadi penanda dimulainya pekerjaan pembangunan jembatan yang diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus memperlancar aktivitas masyarakat.

Diketahui, pembangunan jembatan penghubung tersebut merupakan bagian dari Program Proyek Strategis Nasional (PSN) Pemerintah Pusat. Program ini disebut terwujud berkat upaya dan lobi yang dilakukan mantan Hukum Tua Desa Sapa Timur, Ronny Lengkey, bersama anggota Koramil 1302-15 Tenga, Serka A. Kalesang.
Selain menjadi akses penghubung antara Desa Sapa Timur dan Desa Pakuweru Utara, keberadaan jembatan ini juga diharapkan dapat memperlancar distribusi hasil pertanian, meningkatkan mobilitas warga, serta mendorong pertumbuhan perekonomian masyarakat di wilayah sekitar.
Pelaksanaan pekerjaan pembangunan jembatan tersebut dipercayakan kepada Christian Pangala dan Edwin Tumbelaka sebagai pelaksana proyek.
Turut hadir dalam kegiatan peletakan batu pertama tersebut Camat Tenga yang juga menjabat sebagai Plh Hukum Tua Desa Sapa Timur, Sonny Sagai, M.Si, mantan Hukum Tua Ronny Lengkey, Bhabinsa Serka A. Kalesang, Sekretaris Desa Napisa Rajun, Imam Masjid Al Muhajirin Suyut Kamaru, Pegawai Syariah Muslim Mahamudu, serta tokoh masyarakat dan warga setempat.
Masyarakat berharap pembangunan jembatan tersebut dapat selesai tepat waktu sehingga manfaatnya segera dirasakan, terutama dalam mendukung kelancaran transportasi dan peningkatan kesejahteraan warga.
(JR)