Manado,Updatekawanua,com Menjelang puncak arus mudik Lebaran yang tinggal menghitung hari, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah I mempercepat penanganan kerusakan pada ruas jalan nasional. Langkah ini dilakukan sebagai respons atas berbagai laporan masyarakat terkait kondisi jalan berlubang di sejumlah titik.
Kepala Satuan Kerja (Kasatker) BPJN Wilayah I, Ir. Ringgo Radetyo, ST, M.Eng, IPM, ASEAN.Eng, mengatakan bahwa keluhan masyarakat menjadi perhatian serius sekaligus pemicu bagi jajaran BPJN untuk mempercepat pekerjaan di lapangan.
“Memang masih terdapat beberapa titik ruas jalan nasional yang mengalami kerusakan berupa lubang. Namun seluruhnya sudah kami petakan dan masuk dalam program prioritas penanganan cepat yang kami sebut ‘Sapu Lubang’,” ujar Ringgo dalam keterangannya kepada media, Jumat (6/3/2026).
Program “Sapu Lubang” merupakan langkah strategis BPJN untuk memastikan kondisi jalan nasional tetap aman dan layak dilalui menjelang arus mudik Lebaran. Melalui program ini, tim teknis dikerahkan ke berbagai titik yang telah diidentifikasi sebagai lokasi kerusakan agar proses perbaikan dapat dilakukan secepat mungkin.
BPJN Wilayah I menargetkan seluruh proses penambalan lubang pada ruas jalan nasional dalam kewenangannya dapat diselesaikan paling lambat H-5 Idulfitri. Penetapan target tersebut dimaksudkan agar lapisan aspal yang baru diperbaiki memiliki waktu cukup untuk memadat secara optimal sebelum dilintasi oleh meningkatnya volume kendaraan pemudik.
“Dengan penyelesaian H-5, kami memberi waktu bagi aspal untuk mengikat dan memadat secara sempurna sehingga hasil perbaikan lebih kuat dan tahan lama saat dilalui kendaraan,” jelasnya.
Dalam pelaksanaannya, metode “Sapu Lubang” dilakukan dengan sistem kerja simultan di berbagai titik. Pengerjaan tidak hanya dilakukan pada siang hari, tetapi juga pada malam hari guna meminimalkan gangguan terhadap arus lalu lintas yang semakin meningkat menjelang Lebaran.
(JR)



