Manado, UPdatekawanua.com, (7-3 2026 )
– Suasana pelantikan Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) kabupaten/kota se-Sulawesi Utara menjadi momentum penting bagi lahirnya gagasan besar tentang masa depan pertambangan rakyat di daerah. Dalam kegiatan tersebut, Pengurus Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin) Wilayah Sulawesi Utara bidang pertambangan, Jim Yon, yang dikenal dengan sapaan Tosbro 08, menyuarakan pentingnya sinergi antara gerakan koperasi dan sektor pertambangan rakyat.
Di hadapan para pengurus koperasi yang baru dilantik, Jim Yon menegaskan bahwa koperasi memiliki peran strategis dalam menata dan memperkuat sektor pertambangan rakyat agar lebih terorganisir, profesional, dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.
Menurutnya, momentum pelantikan Dekopinda se-Sulawesi Utara menjadi kesempatan untuk mendorong transformasi sektor pertambangan rakyat dari aktivitas informal menjadi sektor ekonomi yang terstruktur melalui wadah koperasi.
Dalam kesempatan tersebut, Jim Yon juga menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus Komaling, yang dinilai telah menunjukkan komitmen kuat dalam memperjuangkan hak masyarakat atas pengelolaan sumber daya alam, khususnya melalui penetapan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR).
“Saya, Jim Yon Tosbro 08, atas nama pribadi dan komunitas, menyampaikan apresiasi kepada Bapak Gubernur Yulius Selvanus Komaling yang telah bekerja keras memperjuangkan aspirasi masyarakat hingga 63 Wilayah Pertambangan Rakyat di Sulawesi Utara dapat ditetapkan oleh Kementerian ESDM,” ujar Jim Yon.
Ia menilai penetapan 63 WPR tersebut merupakan langkah penting dalam memberikan kepastian hukum bagi para penambang rakyat serta membuka peluang bagi pengelolaan pertambangan yang lebih tertata, berkelanjutan, dan memberikan kontribusi terhadap perekonomian daerah.
Selain itu, Jim Yon juga menyoroti peran Ketua Dekopinwil Sulawesi Utara, Vecki Lumentut, yang dinilainya memiliki kapasitas kuat dalam mendorong perkembangan koperasi di daerah, termasuk dalam mengintegrasikan koperasi dengan sektor-sektor produktif seperti pertambangan rakyat.
Menurutnya, kepemimpinan Vecki Lumentut di Dekopinwil menjadi faktor penting dalam memperluas peran koperasi tidak hanya di sektor simpan pinjam, tetapi juga sebagai kekuatan ekonomi yang mampu mengelola potensi sumber daya alam secara profesional.
“Kepemimpinan Bapak Vecki Lumentut di Dekopinwil Sulut sangat strategis. Koperasi harus mampu berkembang menjadi pilar utama perekonomian modern, termasuk dalam mengelola potensi besar dari pertambangan rakyat,” kata Jim Yon.
Ia juga menilai sinergi antara Dekopin dan Bank SulutGo (BSG) sangat penting untuk membuka akses permodalan bagi para penambang yang bergabung dalam koperasi, sehingga aktivitas pertambangan rakyat dapat berkembang dengan dukungan sistem keuangan yang sehat.
Jim Yon menekankan bahwa penetapan WPR harus diikuti dengan penguatan kelembagaan para penambang melalui koperasi. Dengan bergabung dalam koperasi, para penambang rakyat akan memiliki posisi tawar yang lebih kuat serta akses terhadap pembinaan, permodalan, dan teknologi.
Menurutnya, koperasi dapat menjadi wadah bagi para penambang untuk bekerja secara kolektif dan profesional, sehingga sektor pertambangan rakyat dapat berkembang secara berkelanjutan dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.
“Koperasi adalah rumah bersama bagi para penambang rakyat. Dengan berkoperasi, para penambang tidak lagi berjalan sendiri-sendiri, tetapi bisa bermitra dengan pemerintah dan lembaga keuangan secara lebih profesional,” jelasnya.
Acara pelantikan Dekopinda kabupaten/kota se-Sulawesi Utara tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Dekopinwil Sulut, Vecki Lumentut, dan turut dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling, Wakil Gubernur Viktor Maliangkay, serta para bupati dan wali kota se-Sulawesi Utara.
Kehadiran para kepala daerah tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat peran koperasi sebagai pilar pembangunan ekonomi daerah, termasuk dalam mengelola potensi sumber daya alam secara berkelanjutan.
Jim Yon menilai dukungan pemerintah daerah sangat penting agar koperasi dapat berkembang dan berperan lebih optimal dalam mengelola potensi ekonomi lokal.
Ia berharap momentum pelantikan Dekopinda ini dapat menjadi langkah awal untuk memperkuat gerakan koperasi di Sulawesi Utara sekaligus membuka peluang baru bagi pengembangan pertambangan rakyat yang lebih tertata.
“Kita harus memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, koperasi, dan masyarakat. Dengan sinergi yang kuat, koperasi dapat menjadi lokomotif baru pertumbuhan ekonomi Sulawesi Utara,” ujarnya.
Di akhir pernyataannya, Jim Yon mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung program pembangunan yang berpihak pada rakyat serta memperkuat peran koperasi sebagai soko guru perekonomian nasional.
Ia optimistis, dengan kerja sama antara pemerintah daerah, gerakan koperasi, dan masyarakat, Sulawesi Utara dapat berkembang menjadi daerah yang mandiri dan sejahtera melalui pengelolaan potensi ekonomi lokal secara berkelanjutan.
(JR)



