
BOLTIM —Updatekawanua.com- Menghadapi potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan terjadi pada periode September hingga Desember 2026, Kapolres Bolaang Mongondow Timur (Boltim) AKBP Golfried Hasiholan Pakpahan, S.H., M.Si., mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan.
Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan meningkatnya curah hujan yang dapat memicu sejumlah bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor dan pohon tumbang.
Kapolres meminta masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas, khususnya ketika kondisi cuaca memburuk dan hujan turun dengan intensitas tinggi.
“Untuk masyarakat yang ada di Sulawesi Utara, khususnya di Boltim, diharapkan selalu berhati-hati dan waspada menghadapi cuaca ekstrem ini,” ujar AKBP Golfried.
Ia menegaskan bahwa kewaspadaan sejak dini menjadi bagian penting dalam mengurangi risiko serta dampak yang dapat ditimbulkan oleh kondisi cuaca ekstrem.
Selain itu, masyarakat diimbau segera berkoordinasi dengan pemerintah daerah maupun kepolisian apabila menemukan situasi yang berpotensi membahayakan keselamatan atau membutuhkan penanganan bersama.
“Ke depannya, mari selalu berkoordinasi dengan pemerintah dan kepolisian apabila ada sesuatu masalah agar dapat diselesaikan bersama,” katanya.
Kapolres berharap kerja sama dan komunikasi antara masyarakat, pemerintah serta kepolisian terus diperkuat. Dengan sinergi tersebut, berbagai potensi gangguan akibat cuaca ekstrem diharapkan dapat diantisipasi dan ditangani secara cepat.
(Widya Ginting)