
Pembangunan SMA Taruna Nusantara (SATARUNA) cabang baru di Langowan, Minahasa, Sulawesi Utara, menunjukkan kemajuan signifikan dengan capaian fisik telah menyentuh 70 persen. Sekolah berasrama unggulan di bawah Kementerian Pertahanan ini dipersiapkan untuk menjadi pusat pencetak calon pemimpin masa depan dari Kawasan Indonesia Timur.

Manajer Proyek, Wolter Piri, mengonfirmasi kemajuan pembangunan meski mengakui adanya kendala lapangan, terutama cuaca musim hujan yang sempat memperlambat pekerjaan. Meski demikian, target penyelesaian tetap diupayakan sesuai jadwal, dengan perlengkapan meubeler direncanakan tiba pada akhir Januari 2026 untuk fase penyelesaian interior.
Kementerian Pertahanan telah menunjuk Brigjen (CPN) Rhino C. Tuwo sebagai pimpinan lembaga pendidikan tersebut. Penunjukan perwira tinggi ini menegaskan komitmen dalam menjaga standar kualitas dan disiplin khas Taruna Nusantara di kampus baru itu.
Proses regenerasi telah dimulai lebih dulu dengan dibukanya penerimaan siswa baru untuk tahun ajaran 2026/2027 sejak 2025. Pendaftaran secara online berhasil menarik minat ribuan calon siswa dari seluruh Indonesia, dan sebanyak 500 siswa dinyatakan lulus.
Agar tidak kehilangan momen pembelajaran, ke-500 siswa yang telah menjalani masa orientasi tersebut saat ini ditempatkan sementara di kampus SATARUNA yang telah mapan di Magelang, Cimahi, dan Malang. Mereka akan dibina di sana hingga kampus Langowan dinyatakan siap huni.
SATARUNA Langowan merupakan bagian dari grand design Kementerian Pertahanan untuk mengembangkan 100 sekolah berasrama unggulan di Indonesia. Kampus ini merupakan satu dari tiga kampus baru yang diresmikan pada 2025, memperkuat jaringan pendidikan karakter berbasis nasionalisme dan kedisiplinan.
Pembangunan ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Minahasa dan Provinsi Sulawesi Utara, tidak hanya dalam perizinan tetapi juga integrasi dengan pembangunan daerah. Diharapkan, SATARUNA Langowan yang rampung nantinya dapat menjadi mercusuar pendidikan yang membanggakan dari wilayah Indonesia Timur.
( Jansen Rarung)








